Orang yang bisa membuat semua hal yang sulit menjadi mudah dipahami, yang rumit menjadi mudah dimengerti, atau yang sukar menjadi mudah dilakukan, itulah pendidik yang sejati.

Selamat hari pendidikan nasional 2 Mei

Tekanan Dalam Entrepreneurship dan Bagaimana Mengatasinya

Posted by

Ketika Anda memutuskan untuk menjadi entrepreneur, ketahuilah juga bahwa Anda memasuki “area perjuangan”. Perjuangan inilah yang akan dihadapi setiap pengusaha pemula selama mereka berusaha mengembangkan bisnisnya, naik dan turun. Perjuangan ini bisa jadi menyenangkan dan menguatkan, tapi bisa juga sangat melelahkan. Jika Anda yakin dan terus memperjuangkannya, semua upaya itu akan terbayar pada saatnya.

Semua orang yang berurusan dengan dunia wirausaha, akan menghadapi salah satu area perjuangan: fase stress. Fase ini adalah fakta yang harus dilewati, dan jika tidak segera diatasi dengan efektif, bisa menghancurkan kehidupan Anda sendiri.

Pada dasarnya tidak ada cara yang sama untuk menghindari stress. Caranya hanyalah belajar hidup dengan hal itu dan mengaturnya. Jika tidak, Anda dan bisnis yang Anda bangun bisa hancur berantakan. Di bawah ini ada beberapa tips sederhana dari Yoav Schwartz, seorang entrepreneur dan CEO dari Uberflip, untuk membantu Anda mengatur stress, dengan tetap sehat fisik dan mental.

1. Jangan Pernah Bekerja Gratisan
Tidak ada yang lebih menekan dibanding memiliki penghasilan yang kosong. Anda layak dibayar lebih, dan penghasilan kosong tidak bisa diukur. Sekalipun jumlahnya kecil, mengetahui bahwa Anda sedang membangun bisnis yang benar-benar membayar, bisa memberi ketenangan pikiran.

2. Beri Jeda untuk Diri Sendiri
Semua hal-hal kecil dan keputusan yang harus diambil setiap hari, secara bertahap menguras sumber-sumber psikologis kita. Jadi setiap hari, tidak peduli betapa sibuknya Anda, tinggalkan kantor setidaknya untuk istirahat selama 30 menit. Bisa digunakan untuk mengambil kopi, makan siang, atau sekadar berjalan-jalan di area kantor. Ini cara yang telah terbukti bisa menjaga kestabilan konsentrasi dan energi kita seharian.

3. Pergi Berlibur
Jika Anda tidak bisa meninggalkan kantor setidaknya untuk bersantai selama seminggu tanpa khawatir usaha Anda berantakan, maka usaha Anda tidak akan pernah stabil. Anda perlu mencari orang-orang yang tepat untuk membantu Anda, sehingga ketika Anda perlu berlibur, Anda bisa meninggalkan kantor. Seiring bertumbuhnya bisnis Anda, pekerjakan orang-orang yang Anda percaya untuk mengatur kegiatan harian selama Anda mengambil waktu untuk refreshing.

4. Tidur Sekitar 8 Jam Setiap Malam
Tidur yang cukup merupakan bagian penting dari gaya hidup sehat, dan dapat bermanfaat bagi jantung Anda, berat badan dan pikiran. Secara ideal, Anda bisa menargetkan tujuh hingga sembilan jam per malam. Kurang dari itu, telah terbukti memiliki efek merusak pada fungsi kognitif dasar seperti memori dan kemampuan fokus atau memperhatikan. Mendapatkan tidur yang cukup juga membantu Anda mempraktikkan keterampilan yang Anda pelajari saat terjaga (proses konsolidasi).

5. Pastikan Anda Berolahraga
Saat Anda berolahraga, tubuh akan melepaskan zat kimia yang disebut endorfin. Endorfin ini berinteraksi dengan reseptor dalam otak yang memicu perasaan positif ke dalam pikiran dan tubuh. Terlepas dari kenyataan bahwa semua orang tahu olahraga itu baik, alasan terbesar biasanya adalah kurangnya waktu.

Faktanya, Anda tidak perlu menghabiskan berjam-jam di pusat kebugaran. Sudah banyak bukti bahwa latihan yang singkat, tapi dengan intensitas yang tinggi akan memberi manfaat lebih banyak dibanding latihan dalam waktu yang lama. Salah satu mobile application yang bisa digunakan adalah “Seven”. Yaitu sebuah aplikasi yang bisa membantu Anda melakukan latihan selama 7 menit setiap hari agar jantung Anda berolahraga secara rutin. Dan tentunya, selalu aktif setiap hari akan membantu Anda tidur nyenyak selama 8 jam.

6. Delegasi, delegasi, delegasi
Pengusaha cenderung berpikir bahwa mereka dapat melakukan segala sesuatu dan salah satu tantangan terbesar adalah belajar untuk “melepaskan”. Dengan keluar dari jalur itu, Anda dapat membebaskan diri dari mengelola tugas sehari-hari sehingga Anda dapat tetap fokus pada gambaran besar, bukan detail per menit.

Bagian utama dari hal ini adalah memastikan komunikasi berjalan lancar di antara Anda dan tim. Salah satu caranya adalah dengan memiliki pertemuan rutin mingguan untuk tetap menjaga fokus tim sambil melakukan update terhadap hasil kerja tim.

Sumber : http://goo.gl/6VDchY


Blog, Updated at: 05:29

0 comments:

Post a Comment

Disarankan berkomentar menggunakan OpenID. Komentar SPAM dan SPAMMY (menyertakan link hidup) otomatis tidak akan muncul.

Dapatkan Update Terbaru

Subscribe via Email

Like This!!!

Google+ Saya